Rabu, 15 Mei 2013


ekonomi


                                                Ω ALAT PEMBAYARAN INTERNASIONAL

           Dalam transaksi perdagangan internasional seorang pembeli akan semakin dipercaya apabila dalam perjanjian pembayaran selalu tepat, kualitas barang terjaga, namun perlu diketahui dalam perdagangan internasional pembayaran belum tentu dapat dilakukan secara langsung, karena perbedaan tempat tinggal dan perbedaan jenis mata uang, sehingga diperlukan kesepakatan jenis alat pembayarannya atau mengacu pada jenis alat pembayaran yang berlaku secara internasional.
      Dalam perdagangan internasional/antarnegara alat pembayaran yang digunakan secara internasional adalah Devisa, sedangkan jenis mata uang yang digunakan sebagai patokan/standar mata uang adalah $ US (Dollar Amerika).
1.   Alat Pembayaran internasional/antarnegara
a.     Pengertian
Devisa adalah alat pembayaran internasional/luar negeri yang sah, sehingga bagi negara yang terlibat dalam perdagangan internasional harus mengakui adanya perbedaan jenis mata uang masing-masing negara.
Wujud Devisa antara lain:
» Uang asing           » wesel asing
» Emas                   » Tagihan luar negeri (piutang luar negeri)
b.    Fungsi Devisa
Suatu negara memiliki devisa semakin besar, semakin mudah pula melakukan perdagangan internasional/antarnegara, sehingga syarat utama suatu negara dapat memiliki devisa adalah harus melakukan ekspor dan impor atau perdagangan internasional. Perdagangan internasional dapat tercipta apabila dua negara/lebih sudah mengadakan kerjasama ekonomi
Fungsi devisa:
» sebagai alat pembayaran luar negeri yang sah
» sebagai alat untuk mengetahui tingkat kemakmuran suatu negara
» sebagai alat untuk mengatasi kesulitan ekonomi negara
c.     Sumber perolehan devisa
1).  Ekspor
      Ekspor merupakan sumber utama devisa
2).  Penyelenggaran jasa
Misalnya Bandara untuk pesawat asing, menyewakan gudang dipelabuhan
      Untuk menyimpan barang ekspor impor.
3).  Pariwisata
Wisatawan dari manca negara yang datang ke Indonesia akan mendatangkan devisa karena mereka akan menukarkan dan membelanjakan uangnya yang berupa mata uang asing.
            4).  Hadiah dan bantuan dari luar negeri
Bantuan luar negeri maupun hadiah dapat menambah besarnya devisa.
            5). Pinjaman luar negeri
Pinjaman merupakan tambahan devisa, biasanya pinjaman dipergunakan untuk membeyar barang impor.

            6). Kiriman uang asing.
Orang-orang Indonesia yang bekerja diluar negeri, yang mengirimkan uang ke Indonesia merupakan tambahan devisa.
d.    Faktor-faktor yang mengurangi devisa
            1).  Devisit neraca pembayaran, disini pengeluaran pemerintah lebih besar dari pada penerimaannya (impor lebih besar dari ekspornya)
            2).  Menurunnya surplus neraca pembayaran
            3).  Adanya apresiasi mata uang yang kuat .
e.     Tujuan pengunaan devisa
1). Membayar impor barang
2).  Memperoleh jasa dari luar negeri
3).  Membiayai pelajar-pelajar yang sekolah diluar negeri
4).  Membiayai kedutaan dan konsulat diluar negeri
            5).  Membiayai perjalanan dinas dan kunjumgan resmi pejabat pemerintah keluar negeri
            6).  Membiayai misi kesenian dan olah raga keluar negeri

            2.   Neraca Perdagangan dan Neraca Pembayaran
a.     Neraca perdagangan adalah suatu daftar perbandingan jumlah ekspor dengan Jumlah , suatu negara dalam waktu satu tahun.
Neraca perdagangan aktif  yaitu jumlah ekspor lebih besar dari impor
Neraca perdagangan pasif yaitu jumlah impor lebih besar dari ekspor
b.   Neraca pembayaran  adalah suatu daftar perbandingan jumlah pengeluaran
                  dan jumlah pemasukan suatu negara dalaam waktu satu tahun.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar